Selain itu, pangan kedaluwarsa dan rusak juga menjadi ancaman nyata. Produk semacam ini rentan terkontaminasi jamur maupun bakteri berbahaya yang dapat memicu infeksi saluran pencernaan.
“Jika kemasan rusak atau terbuka, mikroorganisme bisa masuk. Dampaknya sangat berbahaya dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan serius bagi konsumen,” pungkasnya.
BPOM pun mengimbau masyarakat agar semakin waspada dan cerdas memilih pangan, khususnya menjelang Nataru, dengan selalu memeriksa izin edar, tanggal kedaluwarsa, serta kondisi kemasan sebelum membeli dan mengonsumsi produk pangan.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







