WASHINGTON DC, KALIMANTANLIVE.COM – Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (AS) resmi merilis kumpulan dokumen baru terkait penyelidikan kasus kejahatan seksual mendiang Jeffrey Epstein. Rilis arsip ini langsung menyita perhatian publik global karena memuat foto mantan Presiden AS Bill Clinton, mendiang Michael Jackson, serta sejumlah tokoh publik lainnya.
Seperti dilaporkan Wall Street Journal, Jumat (19/12/2025), dokumen tersebut juga mencakup catatan rahasia FBI yang selama bertahun-tahun disegel dari akses publik.
# Baca Juga :BIG MATCH Serie A! Jadwal Juventus vs AS Roma Dini Hari Nanti, Arkadiusz Milik Comeback Usai 550 Hari Absen
# Baca Juga :Harga Perak Cetak Rekor Tertinggi, Lonjak 132 Persen dan Tinggalkan Emas Sepanjang 2025
# Baca Juga :Samsung Rilis Exynos 2600, Chip HP 2nm Pertama di Dunia Siap Guncang Pasar Flagship
# Baca Juga :Satelit Starlink SpaceX Pecah di Orbit, Lepas Kendali dan Terjun Bebas ke Atmosfer Bumi
Pembukaan arsip dilakukan setelah Kongres AS meloloskan undang-undang pada November lalu yang mewajibkan pemerintah membuka dokumen-dokumen terkait kasus Epstein. Kebijakan ini menjadi tonggak baru dalam upaya transparansi salah satu skandal kejahatan seksual terbesar dalam sejarah AS.
Sejumlah materi yang kini dapat diakses publik mencakup foto Bill Clinton tengah berenang di kolam bersama Ghislaine Maxwell, serta gambar Clinton duduk di dalam pesawat bersama seorang perempuan yang wajahnya disamarkan. Keberadaan foto-foto tersebut langsung memicu spekulasi dan perdebatan luas.
Sebelum perilisan dokumen, juru bicara Clinton telah menegaskan bahwa mantan presiden tersebut tidak mengetahui kejahatan yang dilakukan Epstein. Clinton juga diklaim tidak pernah berkomunikasi dengan Epstein selama hampir dua dekade sebelum penangkapan Epstein pada 2019.
Hingga dokumen terbaru dipublikasikan, pihak Clinton belum memberikan pernyataan tambahan terkait kemunculan foto-foto tersebut dalam arsip resmi pemerintah AS.
Selain foto, berkas yang dirilis juga memuat catatan tulisan tangan, salinan surat panggilan dewan juri tahun 2019 yang sebagian besar telah disunting, serta dokumentasi barang bukti yang disita dari berbagai properti Epstein.
Dokumen itu turut mencantumkan ringkasan wawancara FBI pada 2019 dengan para korban dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Epstein, meski identitas korban tetap dirahasiakan.
Tak hanya itu, arsip yang dibuka juga mencakup materi penyelidikan pidana terhadap Epstein pada 2006 dan 2018, dokumen FBI terkait penyelidikan kematian Epstein di dalam tahanan, serta berkas penuntutan terhadap Ghislaine Maxwell.
Sejumlah catatan mengungkap bahwa FBI menyimpan CD dan DVD berisi ribuan gambar yang mendokumentasikan kehidupan Epstein, termasuk perjalanan internasional, kapal pesiar, dan jet pribadinya. Banyak foto memperlihatkan Epstein dikelilingi perempuan muda dengan wajah disamarkan.
Bahkan, terdapat puluhan gambar yang hanya menampilkan perempuan muda dalam kondisi setengah telanjang atau berpose sensual, yang kini menjadi sorotan serius dalam penyelidikan publik.









