JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Harga perak mencatat sejarah baru di pasar global. Pada perdagangan Jumat (19/12/2025), harga logam mulia ini melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, didorong lonjakan permintaan investasi di tengah pasokan yang semakin terbatas.
Kinerja perak bahkan berhasil mengalahkan laju emas sepanjang tahun 2025, menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik di pasar komoditas global.
# Baca Juga :BREAKING GOLD! Harga Emas Antam Hari Ini 16 Desember 2025 Masih Mahal, Tembus Rp 2,464 Juta per Gram
# Baca Juga :Harga Emas Pegadaian 15 Desember 2025 Tetap Stabil, Galeri 24 dan UBS Belum Bergerak
# Baca Juga :Harga Emas Pegadaian 12 Desember 2025 Melonjak: Galeri 24 & UBS Kompak Tembus Rekor Harian!
Di pasar spot, harga perak melesat 2,6 persen ke level 67,14 dolar AS per ons, setara sekitar Rp 1,12 juta. Sepanjang sepekan, perak telah menguat 8,4 persen dan sempat menyentuh rekor intraday di level 67,45 dolar AS per ons atau sekitar Rp 1,13 juta.
Sementara itu, emas juga menutup pekan dengan penguatan, seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve Amerika Serikat. Harga emas spot naik 0,4 persen ke level 4.347,07 dolar AS per ons, setara sekitar Rp 72,58 juta, pada pukul 14.17 waktu setempat.
Secara mingguan, emas mencatat kenaikan 1,1 persen. Adapun kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 0,5 persen di level 4.387,3 dolar AS per ons, atau sekitar Rp 73,25 juta.
Meski sama-sama menguat, performa perak dinilai jauh lebih agresif. Kepala Pedagang U.S. Global Investors, Michael Matousek, menilai hubungan pergerakan emas dan perak masih sangat erat, namun terjadi pergeseran kepemimpinan tren.
“Emas dan perak sangat berkorelasi dan biasanya emas yang memimpin. Namun, dalam dua bulan terakhir justru perak yang memimpin pergerakan,” ujar Matousek.
Ia menambahkan, ketika selisih kinerja kedua logam mulia melebar seperti saat ini, investor cenderung kembali melirik emas, sehingga pergerakannya menjadi lebih ketat dalam jangka pendek.
Sepanjang 2025, harga perak tercatat melonjak tajam hingga 132 persen sejak awal tahun. Lonjakan tersebut jauh melampaui kinerja emas yang “hanya” menguat sekitar 65 persen dalam periode yang sama.







