Kapolri Turunkan Ribuan Personel, Polri Tancap Gas Bantu Korban Bencana Sumatera hingga Bersihkan Gereja Jelang Natal

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mengintensifkan langkah cepat dan masif dalam membantu penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Mengikuti arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan penambahan kekuatan personel hingga ribuan anggota demi mempercepat pemulihan di daerah terdampak.

Dalam konferensi pers perkembangan penanggulangan bencana Sumatera di Jakarta, Jumat (19/12/2025), Kapolri mengungkapkan bahwa saat ini sebanyak 11.625 personel Polri telah diterjunkan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding laporan sebelumnya dalam sidang kabinet pada 15 Desember lalu.

#baca juga:RESMI DITEKEN PRABOWO! Ini Formula Baru Kenaikan UMP 2026, Buruh Punya Harapan Lebih Besar

#baca juga:Prabowo Sambangi Korban Mobil MBG di RS Koja, Peluk Siswa Luka Parah dan Janji Traktir Bubur Ayam

#baca juga:Putin Beri Sinyal Dukungan Besar! Rusia Siap Dampingi Prabowo Bangun Teknologi Nuklir Indonesia

#baca juga:Prabowo Dikawal 6 Jet Tempur saat Tiba di Pakistan, Sambutan Militer Super Kehormatan

“Sebagai tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk memperkuat penanganan bencana, kami laporkan bahwa kekuatan personel Polri yang saat ini sudah tergelar mencapai kurang lebih 11.625 personel,” tegas Kapolri.

Ribuan personel tersebut tersebar di tiga provinsi terdampak, yakni 5.064 personel di Aceh, 4.277 personel di Sumatera Utara, dan 2.284 personel di Sumatera Barat. Mereka bertugas membantu pencarian dan evakuasi korban, pendirian posko pengungsian, identifikasi korban, pelayanan kesehatan, hingga program trauma healing bagi masyarakat terdampak bencana.

Tak berhenti di situ, Polri juga menyiapkan tambahan 239 personel yang dijadwalkan tiba pada 23 Desember 2025 untuk mendukung tugas lanjutan, khususnya pembangunan hunian sementara (huntara) serta program pemulihan pascabencana lainnya. Selain itu, 1.000 personel cadangan disiagakan dan siap diberangkatkan setelah Operasi Natal dan Tahun Baru rampung.

Menjelang perayaan Natal, Kapolri juga menegaskan bahwa jajaran Polri turut membantu pembersihan gereja-gereja yang terdampak bencana di Sumatera Utara, agar dapat kembali digunakan umat secara aman dan layak.

Dalam upaya kemanusiaan ini, Polri menggandeng masyarakat dengan merekrut 7.269 relawan yang dilibatkan langsung dalam penanganan bencana. Berbagai fasilitas pendukung pun telah didirikan, mulai dari posko tanggap darurat, posko kesehatan, posko logistik, hingga dapur lapangan.

Untuk memperlancar distribusi bantuan, Polri mengerahkan armada udara dan laut. Bahkan, upaya jangka panjang turut dilakukan dengan pembangunan 338 sumur bor di Aceh, khususnya di wilayah Aceh Tamiang. Saat ini, 16 titik sumur telah aktif dan akan terus ditambah, termasuk pembangunan fasilitas MCK bagi warga terdampak.

Di sisi lain, Kapolri juga menyoroti aspek penegakan hukum terkait bencana. Polri tengah mendalami dugaan tindak pidana lingkungan hidup dan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan terkait 22 perusahaan yang izin pengelolaan hutannya telah dicabut.