Lebih lanjut, Muslim menyampaikan bahwa tantangan keumatan saat ini menuntut dakwah yang tidak berhenti di mimbar, pendidikan yang tidak terbatas di ruang kelas, serta gerakan sosial yang hadir langsung di tengah persoalan umat.
Melalui Muswil VI ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap lahir gagasan-gagasan yang tidak hanya bersifat ideal, tetapi juga dapat diwujudkan dalam kerja nyata yang terukur dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah pun membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi dengan seluruh elemen umat, termasuk organisasi Hidayatullah.
“Pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan partisipasi, kepercayaan, dan peran aktif masyarakat sipil. Ketika pemerintah dan organisasi kemasyarakatan berjalan seiring, maka dampak pembangunan akan lebih dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sumber: MC Kalsel







