Strategi Xabi Alonso Terbongkar! Pergeseran Peran Mbappe Picu Efek Domino di Lini Depan Real Madrid

KALIMANTANLIVE.COM – Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, akhirnya angkat bicara soal perubahan peran Kylian Mbappe dan dampaknya terhadap komposisi lini serang Los Blancos. Meski mengakui kualitas para penyerang murni yang dimiliki timnya, Alonso menegaskan dirinya tidak ingin gegabah menjadikan skema tertentu sebagai solusi permanen.

Sepanjang musim ini, Mbappe hampir selalu diplot sebagai penyerang tengah, dengan Vinicius Junior kerap bergerak lebih fleksibel dari sisi sayap. Namun, situasi berubah ketika Real Madrid tampil di Copa del Rey melawan Talavera de la Reina. Kehadiran Gonzalo Garcia Torres dan Endrick Felipe membuat Mbappe kembali menempati sisi kiri, posisi yang pernah menjadi zona paling mematikan dalam kariernya.

# Baca Juga :MBAPPE MENGGILA! Real Madrid Lolos Dramatis ke 16 Besar Copa del Rey Usai Tekuk Talavera 3-2

# Baca Juga :Drama di Bernabeu! Real Madrid Dipermalukan Man City 1-2, Haaland Mengamuk, Los Blancos Terjungkal di Kandang

# Baca Juga :Silva Nilai Laga Kontra Real Madrid Jadi Ujian Bagus untuk Man City

# Baca Juga :Klasemen La Liga: Barcelona Jauhkan Diri dari Real Madrid di Puncak

Skema tersebut mengingatkan publik pada peran klasik Mbappe bersama Timnas Prancis, saat ia bersinar di sisi kiri dengan Olivier Giroud bertindak sebagai target man di depan gawang.

Alonso Tak Ingin Gegabah

Meski eksperimen tersebut berjalan positif, Xabi Alonso menegaskan bahwa perubahan peran Mbappe belum tentu menjadi opsi utama dalam jangka panjang.

“Pada beberapa kesempatan kami sudah melakukannya, lebih sering dengan Gonzalo. Baru-baru ini juga dengan Endrick, dan dia bermain sangat bagus,” ujar Alonso, dikutip dari Football Espana.

Menurutnya, pergeseran pergerakan ini bertujuan untuk membebaskan ruang bagi Mbappe sekaligus menambah jumlah pemain di kotak penalti saat menghadapi pertahanan lawan yang rapat.

“Kami mengubah pergerakan untuk membebaskan Kylian. Begitu juga para winger, terutama ketika menghadapi pertahanan dalam dan kami ingin menambah ancaman di kotak penalti,” jelasnya.

Namun, Alonso menekankan pentingnya menjaga keseimbangan tim. Ia menyebut pergerakan pendek dan rotasi posisi harus tetap memperhatikan peran pemain kunci lain seperti Vinicius Junior, Jude Bellingham, dan Arda Güler.

Dampak Besar ke Vinicius Junior

Jika Mbappe lebih sering dimainkan di sisi kiri, dampaknya akan sangat signifikan bagi Vinicius Junior. Pemain asal Brasil itu dikenal jarang tampil sebagai penyerang tengah sepanjang kariernya, sehingga memindahkannya dari posisi favorit berpotensi memicu sorotan besar.

Saat ini, Vinicius tengah melewati periode sulit setelah mencatatkan 13 pertandingan tanpa gol. Meski begitu, Alonso tetap optimistis sang winger akan segera kembali ke performa terbaiknya.

“Kami berbicara dengannya, kami bekerja bersama. Ini soal pertandingan tertentu dan momen tertentu. Dia sudah sangat dekat,” kata Alonso.

“Saya yakin gol itu akan datang, dan saya berharap terjadi secepatnya,” tambahnya.