PELAIHARI, Kalimantanlive.com – Semangat bela negara tidak lagi dimaknai sebatas angkat senjata. Hal itu tergambar dalam peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Senin (22/12/2025).
Upacara yang diikuti Wakil Bupati Tanah Laut H. Muhammad Zazuli, unsur Forkopimda, jajaran SKPD, organisasi kemasyarakatan, OKP, mahasiswa, hingga pelajar tersebut menjadi momentum penguatan peran daerah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan nasional dari ancaman nonkonvensional.
BACA JUGA: Propam Polda Kalsel Gelar Gaktibplin di Polres Tanah Laut, Personel Diperiksa SIM Hingga Dites Urine
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, saat membacakan Amanat Presiden Republik Indonesia, menekankan bahwa bela negara di era modern menuntut kesiapsiagaan kolektif menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perang siber, radikalisme, hingga bencana alam.
Tema peringatan tahun ini, “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju,” disebut sebagai pengingat pentingnya disiplin dan ketangguhan seluruh elemen bangsa.
“Ancaman terhadap negara kini semakin kompleks dan tidak selalu berbentuk fisik. Karena itu, bela negara harus diwujudkan melalui kepedulian, kedisiplinan, serta kesiapan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat,” ujar Rahmat Trianto.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan refleksi historis peran Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai pilar bela negara, sekaligus ajakan untuk memperkuat solidaritas nasional, khususnya bagi daerah-daerah yang sedang menghadapi bencana alam.









