Tragedi Laut Lampung! KM Maulana-30 Terbakar, 8 ABK Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian hingga 42 Km

LAMPUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Tragedi kebakaran kapal nelayan KM Maulana-30 di Perairan Selatan Belimbing, Kabupaten Tanggamus, Lampung, masih menyisakan duka dan tanda tanya. Hingga hari kedua operasi pencarian, delapan anak buah kapal (ABK) dilaporkan belum ditemukan.

Tim SAR gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian dengan memperluas area hingga radius 26,26 nautical mile atau sekitar 42,2 kilometer dari lokasi kejadian. Langkah ini diambil menyusul belum adanya tanda-tanda keberadaan para korban.

# Baca Juga :Pemerintah Siapkan Aturan Baru LPG 3 Kg, Penyaluran Akan Pakai NIK dan Data Desil

# Baca Juga :Viral Video Pesawat Disebut Tergelincir di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Fakta Sebenarnya

# Baca Juga :5 Rekomendasi Film Indonesia Bertema Ibu, Penuh Haru dan Makna untuk Rayakan Hari Ibu

# Baca Juga :Momen Hari Ibu ke-97, Banjarmasin Serukan Mental Ibu sebagai Cerminan dan Fondasi Kota Sehat

Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansyah, mengatakan pencarian dilakukan secara maksimal dengan membagi wilayah operasi ke dalam dua sektor utama.

“Untuk mengoptimalkan pencarian, area dibagi menjadi dua sektor. SRU 1 menggunakan KN SAR 224 Basudewa dan SRU 2 menggunakan KM Maulana VII, dengan pola pencarian laut terstruktur,” ujar Deden dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025) malam.

Cuaca Buruk Jadi Tantangan Tim SAR

Selain penyisiran di laut lepas, tim SAR gabungan juga melakukan pencarian di wilayah pesisir. Penyisiran dilakukan di sepanjang Pantai Tambling hingga perairan sekitar lokasi kebakaran dengan melibatkan kapal hiu fiber milik Tambling Wildlife Nature Conservation.

Namun, proses pencarian tidak berjalan mulus. Kondisi cuaca ekstrem menjadi kendala utama di lapangan.

“Operasi sempat dihentikan sementara karena cuaca buruk. Setelah kondisi memungkinkan, pencarian kembali dilanjutkan pada siang hari,” jelas Deden.

Ia menyebutkan, angin kencang mencapai 20 knots disertai tinggi gelombang 2,5 hingga 3 meter membuat pencarian harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Hingga sore hari, hasil pencarian masih nihil. Operasi pun kembali dihentikan sementara dan dijadwalkan dilanjutkan pada hari ketiga sesuai rencana operasi SAR.

“Hasil pencarian hari kedua sampai sore ini masih nihil. Pencarian sempat dihentikan karena cuaca yang kurang mendukung,” tambahnya.

Delapan ABK Masih Dalam Pencarian