Pemulihan cagar budaya direncanakan dimulai secara serentak pada pekan depan. Fadli menegaskan bahwa alokasi dana tersebut merupakan tahap awal dalam upaya melindungi dan menjaga nilai sejarah yang terkandung di setiap situs.
Ia menambahkan, setelah fase tanggap darurat yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, pemerintah akan mengalihkan perhatian pada upaya pemulihan dan revitalisasi identitas budaya di wilayah yang terkena bencana.
“Kami akan bekerja sama dengan masyarakat setempat. Tahap awal adalah mitigasi dan tanggap darurat, sekarang saatnya memperbaiki cagar budaya yang terdampak,” ujarnya.
Kementerian Kebudayaan optimistis langkah cepat tersebut dapat menjaga kelestarian warisan budaya di Sumatera, meskipun wilayah tersebut baru saja dilanda bencana alam berskala besar.
Sumber: Fajarharapan.id









