Kinerja Positif, Bank Kalsel Tutup Tahun 2025 dengan Raihan Laba Rp 440,5 Miliar

Ke depannya, Fachrudin berharap, dengan potensi Kalsel yang luar biasa, serta iklim investasi yang semakin bagus, semoga pertumbuhan kredit di tahun depan menjadi lebih bagus.

“Kita akan memanfaatkan pasar yang besar, seperti di ASN, kemudian di UMKM, serta ekosistemnya yang terkait dengan pemerintah daerah,” ucap Fachrudin.

BACA JUGA: Bank Kalsel dan Bank Indonesia Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda SMAN 9 Banjarmasin

Dia juga menyampaikan perkembangan dan progres kesiapan Bank Kalsel menjadi Bank Devisa yang tinggal menunggu persetujuan Ototoritas Jasa Keuangan dan BI.

“Selain itu, Bank Devisa juga kita harapkan dapat mendukung ini, sehingga komoditas andalan di Kalsel, seperti batu bara dan kelapa sawit itu untuk dananya bisa kita endapkan di Bank Kalsel,” lanjutnya.

Sementara itu, Komisaris Utama Bank Kalsel, Subhan Nor Yaumil menambahkan agar pertumbuhan kredit itu bisa lebih diperhatikan lagi di Tahun 2026, namun tetap harus memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaannya.

“Kami akan terus mengevaluasi dan mengawasi terhadap upaya-upaya yang dilakukan Bank Kalsel dalam rangka meningkatkan kredit di tahun 2026,” jelas Subhan.