“Selain itu sudah pula dilakukan normalisasi pintu-pintu air. Ada juga bantuan eksavator amfibi. Mudah-mudahan tahun depan sungai-sungai di daerah ini dapat juga kita lakukan normalisasi,” sebutnya.
H Fani juga meminta agar Dinkes Tabalong dapat segera mengurus perizinan operasionalnya, melengkapi fasilitas alat-alat kesehatan dan sebagainya, sehingga masyarakat akan dapat memanfaatkannya.
Di kesempatan yang sama, Plt Dinkes Tabalong, H Husin Ansari menambahkan bahwa secara standar bangunan RS Kelua sudah lengkap dan dapat difungsikan.
Pembangunan RSUD ini secara bertahap dilakukan yang meliputi gedung administrasi, laboratorium, IGD, rawat inap dan rawat jalan.
“Fasilitas yang akan dilengkapi dalam waktu dekat, misal peralatan operasi, pengaturan petugas pegawai yang akan bertugas, dan dokter,” tambah Husin.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







