Saat ini diketahui Suria Baya sudah merealisasikan bantuannya sebesar ratusan juta melalui Pemerintah Desa Bintang Ninggi II guna meringankan beban warga Dayak yang pekerjaannya terganggu akibat persoalan antara Awingnu dan perusahaan tersebut. Tokoh ini dikenal memang sangat responsif apabila untuk membela atau berbagi.
“Sekali lagi saya mau melakukan ini bukan karena saya ada kepentingan terselubung, saya hanya berharap persoalan ini cepat selesai antara yang bersengketa dan penghidupan warga tak terganggu,” ujarnya.
Lebih sangat disambut warga dengan senang hati lagi yaitu Suria Baya yang merencanakan mengadakan acara panggung hiburan di lokasi tersebut dengan tema “Persatuan dan Persaudaraan Dayak.”
Sementara itu Ketua II Dewan Adat Dayak Kabupaten Barito Utara, Hison, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bintang Ninggi II yang telah bijaksana menangani persoalan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Bintang Ninggi II yang sangat arif bijaksana,” ucap Hison.
Senada dengannya Kepala Desa Bintang Ninggi II, Taufikurrahman, mengapresiasi sikap semua pihak yang sangat menjunjung tinggi persaudaraan dan bijaksana.
“Pertemuan hari ini Alhamdulillah kita sudah menemukan win win solution lah, karena sebelumnya lumayan panas juga, kondisi desa pun sebelumnya juga sedikit kurang kondusif,” ujar Kades Bintang Ninggi II.
Lebih utama menurut Kades adalah menghindari konflik sosial atau konflik horizontal antara sesama warga masyarakat. Juga menghindari miskomunikasi sehingga yang tadinya polemik berganti menjadi bahagia untuk semuanya.
Sebagai pengikat kesepakatan pada pertemuan ini diadakan ritual Bembeng yang dipimpin oleh Damang Majelis Adat Kaharingan Indonesia Kabupaten Barito Utara, Robinson, ritual ini adalah tanda kesepakatan semua pihak yang harus dijunjung tinggi dan memiliki konsekwensi adat.










