Kemudian sekitar pukul 23.00 Wita, tersangka mengajak korban ke rumah kakaknya di daerah Landasan Ulin Banjarbaru.
Baca juga : Identitas Mayat Perempuan di Depan Kampus STIHSA Banjarmasin Terkuak
Tujuan tersangka ke rumah kakaknya tersebut, untuk membuat alibi kepada calon istrinya bahwa sedang berada di rumah kakaknya. Tersangka sempat melakukan telpon dan Video Call dengan calon istri.
Sekitar pukul 24.00 Wita, tersangka dan korban pun menuju Banjarmasin, lalu singgah di Jalan A Yani Km 15 Gambut.
Di lokasi ini, tersangka pun sempat melakukan hubungan badan dengan korban. Dan setelahnya terjadi cekcok mulut, hingga sang oknum pun menghabisi korban dengan cara mencekiknya.
“Waktu itu mungkin ada kata-kata korban yang membuat tersangka emosi karena akan melaporkan ke calon istri tersangka. Mungkin tersangka panik sehingga melakukan pembunuhan,” ujarnya.
Setelah membuat korban tidak bernyawa, lanjut Kombes Pol Adam Erwindi kemudian sekitar pukul 02.00 Wita pada Rabu (24/12/2025) pun membawa jasad korban menuju Banjarmasin dan rencananya dibuang di sebuah sungai di dekat jembatan kampus STIHSA Banjarmasin.
“Namun setelah parkir dan menurunkan jenazah, tiba-tiba tersangka melihat ada gorong-gorong yang terbuka. Sehingga niatnya yang tadinya ingin membuang ke sungai menjadi berubah dan memasukkannya ke dalam gorong-gorong yang terbuka,” kata Kabid Humas.
Hal ini pun lanjut Kombes Pol Adam Erwindi, diperkuat dengan adanya rekaman CCTV yang ada di kawasan kampus STIHSA Banjarmasin.
“Dari CCTV memang benar ada mobil berhenti di lokasi ditemukannya jenazah korban,” terangnya.










