“Pengajian 5 Rajab merupakan agenda keagamaan yang memiliki makna besar bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Oleh karena itu, pengamanan harus direncanakan secara matang dan dilaksanakan secara terkoordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan aman,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa upaya menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, panitia pelaksana, serta masyarakat.
BACA JUGA: Pansus I DPRD Kalsel Matangkan Raperda Pemberdayaan Organisasi Masyarakat
“Dengan kerja sama yang baik, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini sehingga masyarakat dapat mengikuti kegiatan keagamaan dengan rasa aman dan nyaman,” tambahnya.
Lebih lanjut, Supian HK berharap seluruh personel pengamanan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani masyarakat.
“Harapan kita bersama, Pengajian 5 Rajab 1447 Hijriah dapat berjalan lancar tanpa hambatan, membawa keberkahan, memperkuat persatuan umat, serta menciptakan suasana yang kondusif di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Apel gelar pasukan ini sekaligus menjadi wujud kesiapsiagaan Polda Kalimantan Selatan bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum kegiatan keagamaan berskala besar yang melibatkan ribuan jemaah dari berbagai daerah.
Sumber: DPRD Kalsel







