TRUMP KERAHKAN KAPAL PERANG! AS Bombardir ISIS di Nigeria, Serangan Mematikan Digelar Saat Natal

ABUJA, KALIMANTANANLIVE.COM – Amerika Serikat kembali mengerahkan kekuatan militernya di Afrika. Atas perintah langsung Presiden Donald Trump, militer AS melancarkan serangan udara mematikan terhadap kelompok teroris ISIS di wilayah barat laut Nigeria, dengan dukungan kapal perang Angkatan Laut AS.

Operasi militer ini dilakukan atas permintaan resmi pemerintah Nigeria, di tengah meningkatnya ancaman keamanan dan aksi kekerasan yang dikaitkan dengan kelompok militan di negara tersebut.

# Baca Juga :Harga Emas Antam Meroket Tajam Hari Ini, Naik Rp 13 Ribu per Gram, Investor Langsung Waspada

# Baca Juga :SEBULAN PASCA BANJIR SUMATERA: Korban Jiwa Terus Bertambah, Ratusan Ribu Mengungsi, Jalan Pemulihan Masih Terjal

# Baca Juga :RUMOR PANAS PERSIB! Maarten Paes Diisukan Merapat ke Bandung, Pengamat Tegaskan MLS Masih Lebih Ideal

# Baca Juga :DANA TRILIUNAN MASUK KAS NEGARA! Menkeu Terima Rp 6,62 Triliun dari Penertiban Hutan, Defisit APBN Bisa Tertekan?

Trump menyebut serangan itu sebagai operasi keras yang ditujukan untuk menghantam jaringan teror hingga ke akarnya.

Trump: Serangan Kuat dan Mematikan

Presiden Donald Trump mengonfirmasi langsung operasi tersebut pada Kamis (25/12/2025) waktu setempat melalui platform Truth Social.

“Malam ini, atas perintah saya sebagai Panglima Tertinggi, Amerika Serikat melancarkan serangan yang kuat dan mematikan terhadap teroris ISIS di barat laut Nigeria,” tulis Trump.

Ia menuding kelompok ISIS di kawasan itu telah melakukan pembunuhan brutal terhadap warga sipil tak bersalah, dengan tingkat kekerasan yang disebutnya jarang terlihat dalam beberapa dekade terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Hari Natal, saat dirinya berada di klub pribadinya, Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida.

Serangan Udara di Sokoto, Militan Tewas

Komando Afrika militer Amerika Serikat (AFRICOM) menyatakan bahwa serangan udara dilakukan di negara bagian Sokoto, wilayah barat laut Nigeria yang belakangan menjadi salah satu titik rawan aktivitas kelompok bersenjata.

AFRICOM memastikan sejumlah militan ISIS tewas dalam operasi tersebut, meski tidak merinci jumlah korban. Operasi disebut dilakukan secara presisi berdasarkan intelijen gabungan AS–Nigeria.

Rekaman video yang dirilis Pentagon memperlihatkan setidaknya satu proyektil diluncurkan dari kapal perang AS, menegaskan keterlibatan kekuatan laut dalam operasi ini.

Kerja Sama Keamanan AS–Nigeria Diperkuat

Kementerian Luar Negeri Nigeria menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari kerja sama keamanan strategis antara Abuja dan Washington, termasuk pertukaran intelijen dan koordinasi militer.

“Kerja sama ini telah menghasilkan serangan presisi terhadap target teroris di wilayah barat laut Nigeria,” tulis Kemenlu Nigeria dalam pernyataan resminya.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth turut mengapresiasi dukungan pemerintah Nigeria dan mengisyaratkan operasi lanjutan.