Adapun di Kecamatan Tebing Tinggi, banjir bandang sebelumnya berdampak cukup parah di beberapa desa, di antaranya Desa Juuh, Auh, Sungsum, Tebing Tinggi, dan Mayanau.
Saat ini, kondisi air telah surut. Namun, banjir menyisakan lumpur yang mengendap di hampir seluruh rumah warga dan cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Warga pun mulai melakukan pembersihan rumah secara mandiri.
Pemerintah Kabupaten Balangan melalui BPBD telah menyalurkan bantuan ke posko yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi.
BACA JUGA: Banjir Bandang Landa Balangan, Ketinggian Air Capai Atap Rumah Warga Halong dan Tebing Tinggi
Kebutuhan mendesak saat ini meliputi alat alkon untuk pembersihan lumpur, pakaian, serta logistik bagi warga terdampak. Pendataan jumlah kepala keluarga, jiwa terdampak, serta fasilitas umum yang terdampak masih terus dilakukan di lapangan.
BPBD Balangan bersama TRC kecamatan terus melakukan pemantauan dan pendataan di wilayah rawan banjir serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
Kalimantanlive.com/Kamil







