Model kendaraan yang tercantum dalam katalog pembebasan pajak tahun 2025 dan memenuhi standar baru akan otomatis masuk dalam katalog 2026.
Sebaliknya, model yang tidak memenuhi ketentuan dapat dihapus dari daftar dan tidak lagi menerima insentif.
BACA JUGA: Jaecoo: Mobil Listrik Lebih Diminati di Jakarta Dibanding Hybrid
Bagi produsen besar China seperti BYD dan Geely, ambang batas efisiensi ini sebagian besar telah dipenuhi oleh model listrik terbaru mereka.
Namun, untuk kendaraan dengan bobot besar—khususnya di kelas dua ton ke atas—standar ini mendorong produsen untuk mempercepat peningkatan efisiensi atau menghentikan produksi model yang tidak lagi kompetitif di bawah regulasi dan kebijakan fiskal baru.
Sumber: Fajarharapan.id







