Dukungan berkelanjutan BUMN di lapangan turut menjadi perhatian, termasuk pengiriman alat berat, penyediaan air bersih, serta pengerahan ribuan tenaga kerja untuk membantu proses pembersihan dan pemulihan di sejumlah daerah terdampak, khususnya di Aceh Tamiang.
Agenda strategis lainnya adalah percepatan pemulihan layanan keuangan. Pemerintah menargetkan aktivitas perbankan di wilayah terdampak bencana dapat segera kembali beroperasi guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.
“Seluruh unsur pemerintah terus bergerak cepat bersama masyarakat. Proses pemulihan ini dilakukan secara bergotong royong agar aktivitas warga dapat kembali normal secepat mungkin,” tutur Teddy.
Sumber: Fajarharapan.id







