TERKUAK MOTIF KEJI DUA PRAJURIT TNI! Bunuh Wanita Muda di Baubau Minta Tanggung Jawab karena Hamil

KALIMANTANLIVE.COM – Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus pembunuhan sadis seorang wanita muda berinisial WIN (23) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Dua oknum prajurit TNI, masing-masing berinisial Prada Y (19) dan Prada Z (19), diduga kuat menghabisi nyawa korban dengan motif kehamilan yang berujung tuntutan tanggung jawab.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, mengungkapkan bahwa korban dan Prada Y memiliki hubungan asmara. Konflik memuncak ketika korban meminta Prada Y bertanggung jawab atas kehamilan yang dialaminya.

# Baca Juga :VIRAL TURBULENSI GA 712! Garuda Indonesia Tegaskan Tak Ada Kru Patah Tulang, Hanya Alami Luka Ringan

# Baca Juga :UPDATE HARGA EMAS! Antam Tertahan, UBS dan Galeri24 Kompak Menguat Hari Ini Sabtu 27 Desember 2025

# Baca Juga :VIRAL & DISOROT PUBLIK! Ayu Aulia Bantah Dilantik Jadi Tim Kreatif Kemhan RI, Ini Klarifikasinya

# Baca Juga :VONIS BERAT KASUS 1MDB! Hukuman Najib Razak Bertambah 15 Tahun, Total Penjara Hampir 30 Tahun

“Motifnya karena pacarnya hamil dan meminta pertanggungjawaban,” ujar Haryadi kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).

Dalam kasus ini, Prada Z yang merupakan rekan Prada Y diduga ikut terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut. Keduanya kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer.

“Prada Y dan korban memang memiliki hubungan pacaran. Untuk keterlibatan Prada Z dan detail lainnya masih kami dalami,” tegas Haryadi.

Jasad Korban Ditemukan Hangus di Bawah Jembatan

Kasus ini mencuat setelah warga menemukan jasad seorang wanita dalam kondisi mengenaskan di bawah jembatan Kogawuna, Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Baubau, pada Minggu (21/12/2025) siang.

Penemuan tersebut berawal dari seorang pengendara motor berinisial MA (42) yang berhenti untuk beristirahat di sekitar jembatan. Ia kemudian melihat sesosok tubuh manusia dalam posisi telungkup di bawah jembatan.

“Saksi melihat jasad korban tanpa busana, dalam kondisi terbakar dan sudah membusuk di sekitar lokasi kejadian,” kata Kapolsek Kokalukuna Iptu Rahmansyah, Senin (22/12/2025).

Kondisi jasad yang hangus memicu dugaan kuat bahwa korban sengaja dibunuh dengan cara sadis untuk menghilangkan jejak.