PARINGIN, Kalimantanlive.com – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Tebing Tinggi memberikan dampak signifikan terhadap sembilan desa di wilayah tersebut.
Selain Tebing Tinggi, banjir bandang juga terjadi di Kecamatan Halong, yang berdampak pada satu desa, yakni Desa Binuang Santang.
Sementara itu, banjir akibat luapan air sungai turut melanda Kecamatan Awayan, Paringin Selatan, dan Juai, namun saat ini kondisi air di wilayah tersebut dilaporkan sudah berangsur surut.
BACA JUGA: Pasca Banjir Bandang Tebing Tinggi, Balangan Masuk Status Tanggap Darurat
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, H Rahmi, menyampaikan bahwa secara keseluruhan terdapat 2.590 rumah yang terdampak banjir di Kabupaten Balangan.
“Total rumah yang terdampak mencapai 2.590 rumah, dengan jumlah 4.144 kepala keluarga dan 11.024 jiwa,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Melihat hal tersebut, Rahmi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Balangan telah menetapkan status tanggap darurat bencana yang berlaku hingga 3 Januari 2026.
“Dengan penetapan status tanggap darurat ini, pemerintah daerah berharap penanganan pascabanjir dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan terkoordinasi,” katanya.







