“Persaingan semakin ketat, terutama dari bank-bank besar dan alternatif investasi seperti obligasi,” ujarnya.
Sementara itu, BPR Hariarta Sedana mencatat tekanan kinerja yang signifikan. Hingga September 2025, laba perusahaan tersebut tercatat turun 193,49% secara tahunan, seiring penurunan dana pihak ketiga dan aset yang menyusut lebih dari 30%.
Sumber: Kontan.co.id







