“Untuk kasus narkoba memang ada penurunan tapi memang tidak signifikan. Dan ini menandakan bahwa untuk peredaran narkoba di Banjarmasin masih cukup marak. Sat Res Narkoba bersama jajaran di Polsek terus berupaya optimal,” katanya.
Meskipun sejumlah kasus mengalami trend penurunan, namun Kabag Ops juga membeberkan sejumlah kasus kejahatan juga ada yang mengalami peningkatan.
Misalnya saja kasus pembunuhan yang tahun lalu hanya 6 kasus, tahun ini menjadi 8 kasus. Berikutnya yang juga meningkat adalah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang tahun lalu berjumlah 33 kasus, tahun ini menjadi 37 kasus.
Sementara angka kecelakaan lalu lintas mengalami peningkatan dari 58 kasus pada 2024 menjadi 66 kasus di 2025, sehingga menjadi salah satu fokus evaluasi ke depan.
Dalam pers rilis tersebut, sejumlah kasus menonjol pun diungkapkan oleh Kabag Ops, mulai dari pencabulan, hingga pembunuhan.







