KALIMANTANLIVE.COM – Kontroversi besar kembali mengguncang ajang kecantikan dunia Miss Universe. Salah satu pemilik organisasi tersebut, Jakkapong “Anne” Jakrajutatip, resmi dijatuhi hukuman dua tahun penjara tanpa penangguhan oleh pengadilan Thailand dalam kasus penipuan investasi bernilai puluhan juta baht.
Putusan itu dijatuhkan oleh Pengadilan Bangkok South Kwaeng pada Jumat (26/12/2025) waktu setempat, sebagaimana dilaporkan media terkemuka Thailand, Bangkok Post. Namun, Anne Jakrajutatip tidak hadir dalam persidangan dan hingga kini keberadaannya tidak diketahui.
# Baca Juga :FENOMENA IDGITAF! “Sedia Aku Sebelum Hujan” Meroket, Raih 16,8 Juta Pendengar Bulanan di Spotify
# Baca Juga :UPDATE HARGA EMAS TERKINI! UBS dan Galeri24 Melemah, Antam Masih Kokoh di Akhir 2025
# Baca Juga :UPDATE KONFLIK DI TAMBANG EMAS KETAPANG! WNA China Bentrok dengan TNI, Dua WNA Jadi Tersangka
# Baca Juga :WASPADA SUPERFLU! IDAI Tegaskan Bukan Istilah Medis, Tapi Bisa Berbahaya Terutama untuk Anak
Otoritas peradilan Thailand telah menerbitkan surat perintah penangkapan, menyusul kekhawatiran bahwa Jakrajutatip berpotensi melarikan diri dari proses hukum.
Kasus Penipuan Rp 13,5 Miliar
Anne Jakrajutatip, yang juga dikenal sebagai pendiri JKN Global Group, dinyatakan bersalah dalam perkara penipuan investasi obligasi korporasi senilai 30 juta baht atau setara Rp 13,5 miliar.
Kasus ini bermula dari laporan seorang dokter bedah plastik, Raveewat Maschamadol, yang mengaku ditipu setelah diminta menanamkan modal. Pengadilan menilai Jakrajutatip bersama JKN Global Group Plc telah menyampaikan informasi palsu dan menyembunyikan kondisi keuangan perusahaan demi meyakinkan korban.
Dalam putusannya, majelis hakim menyebut perusahaan sebenarnya tengah mengalami kesulitan keuangan serius dan tidak memiliki kemampuan untuk mengembalikan dana investasi sebagaimana dijanjikan.
Citra Miss Universe Kian Terpuruk
Vonis terhadap Anne Jakrajutatip semakin memperpanas situasi internal Miss Universe Organization, yang dalam beberapa bulan terakhir terus dibayangi berbagai isu hukum.
Sebelumnya, organisasi ini juga terseret kontroversi yang melibatkan Raúl Rocha, presiden sekaligus co-owner Miss Universe. Awal Desember lalu, Associated Press melaporkan bahwa rekening bank Rocha di Meksiko dibekukan oleh Unit Intelijen Keuangan Meksiko.
Rocha tengah diselidiki atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan terorganisasi, mulai dari pencurian bahan bakar, perdagangan narkoba, hingga penyelundupan senjata. Meski proses hukum masih berjalan dan belum ada vonis, isu tersebut telah memberi tekanan besar terhadap manajemen Miss Universe.










