TNI Bangun 32 Jembatan Darurat untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatra

Sementara di Sumatera Utara, jembatan darurat telah dibangun dan digunakan di wilayah Hamparan Perak, Anggoli Sibabangun, serta beberapa lokasi lainnya.

Selain pembangunan infrastruktur darurat, TNI juga mengerahkan 89 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang terdiri dari pesawat udara, helikopter, dan kapal perang (KRI) untuk mendukung operasi kemanusiaan.

BACA JUGA: Korban Banjir Bandang Sumatra Capai 969 Jiwa, 252 Warga Masih Hilang

“Alutsista tersebut terus bergerak untuk mengirimkan bantuan logistik melalui airdrop maupun pendaratan langsung. Kapal perang juga membawa alat berat, perlengkapan kesehatan, tenaga medis, serta dukungan bagi kementerian dan lembaga terkait, seperti peralatan PLN, BBM, bahan pangan, hingga genset,” jelasnya.

Secara keseluruhan, TNI telah menyalurkan bantuan logistik sekitar 2.669,53 ton melalui jalur udara dan darat. Upaya ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Sumber: Fajarharapan.id