Hanif menyampaikan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Balangan akan melakukan kajian untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.
“Ini akan kita tangani bersama. Kami akan mendorong Pemerintah Kabupaten Balangan untuk merencanakan langkah perbaikan tata lanskap yang ada, dengan pendekatan yang komprehensif untuk menentukan mana yang harus lebih cepat ditangani,” ujarnya.
Hanif juga menyoroti keberadaan bendungan di wilayah hilir desa. Ia mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan dari pengelola bendungan terkait sistem pengelolaan aliran sungai.
“Kami akan memanggil dan meminta penjelasan secara penuh bagaimana manajemen bendungan tersebut,” katanya.
BACA JUGA: BPBD Balangan: Lima Desa Terdampak Banjir Bandang Tebing Tinggi Sudah Dibersihkan 90 Persen
Dalam kesempatan tersebut, Hanif juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Balangan bersama jajaran TNI dan Polri atas langkah cepat dalam penanganan bencana banjir bandang.
Ia berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bersama, sekaligus menekankan pentingnya pemantauan secara cermat dan berkelanjutan terhadap wilayah-wilayah rawan bencana.
Kalimantanlive.com/Kamil









