“Komitmen ini harus kita jaga bersama agar upaya menjadikan Banjarmasin sebagai kota sehat dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dinas Kesehatan akan terus bersinergi dengan kelurahan, tokoh masyarakat, dan Forum Kota Sehat untuk melakukan pemantauan rutin di lapangan.
BACA JUGA: Rilis Akhir Tahun 2025 Polresta Banjarmasin, Ini Kasus yang Mengalami Penurunan
“Pengawasan ini dilakukan dari masyarakat untuk masyarakat. Jika masih ditemukan praktik BABS, akan diberikan teguran dan edukasi agar tidak terulang,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Sungai Jingah, Hairani, menyampaikan bahwa sebagian besar warga di wilayahnya telah memiliki akses sanitasi layak.
“Alhamdulillah, di Sungai Jingah lebih dari 80 persen warga sudah tidak lagi buang air besar di sungai. Memang masih ada di beberapa RT, namun jumlahnya sangat sedikit dan dapat segera ditangani,” ujarnya.
Ia menegaskan kesiapan masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mengatasi kendala teknis, khususnya bagi rumah-rumah di bantaran sungai.
“Kami siap bekerja sama dan melakukan pemantauan bersama agar komitmen ODF ini benar-benar terjaga,” pungkasnya.
Sumber: Borneotrend









