Selain langkah jangka menengah dan panjang, Pemprov Kalsel juga telah melakukan koordinasi lintas sektor bersama pemerintah kabupaten/kota serta instansi terkait untuk meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi darurat banjir.
“Kami sudah menggelar rapat koordinasi dan akan terus berkomunikasi dengan Pak Menteri, termasuk terkait kemungkinan penetapan status darurat banjir,” tegas Syarifuddin.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dampingi Inspeksi PT LIB dan PSSI di Stadion 17 Mei Banjarmasin
Ia menyebutkan, banjir tidak hanya melanda Kabupaten Banjar, tetapi juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Kalimantan Selatan, seperti Balangan, Kurau Tengah, Kurau Selatan, dan Kupang Jaya.
Dalam penanganan darurat, pemerintah daerah terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
“Bantuan terus disalurkan melalui Dinas Sosial, BPBD, dan perangkat daerah lainnya. Semua upaya kami lakukan untuk meringankan beban masyarakat terdampak,” pungkasnya.
Pemprov Kalsel berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir sekaligus mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.
Sumber: MC Kalsel







