4. Sikap Dinilai Membangkang dan Kehilangan Kendali
Puncaknya terjadi setelah laga kontra Bournemouth. Maresca menuai kritik fans karena menarik Cole Palmer, keputusan yang memicu tekanan besar dari publik.
Meski rotasi pemain merupakan kebijakan klub, Maresca dinilai tak mampu mengelola tekanan eksternal. Bahkan, ia disebut menunjukkan sikap tidak kooperatif dengan menolak hadir dalam konferensi pers pascalaga, sinyal kuat bahwa dirinya mulai kehilangan gairah di Stamford Bridge.
Keempat faktor tersebut menjadi dasar Chelsea mengambil keputusan tegas. Meski Maresca tercatat sebagai manajer pertama sejak 2021 yang mempersembahkan trofi, manajemen menilai sudah waktunya mengambil langkah besar.
Saat ditinggal Maresca, Chelsea berada di peringkat kelima klasemen Liga Inggris. The Blues juga masih berjuang di Liga Champions, Piala Liga Inggris, dan Piala FA, dengan target tetap bersaing di papan atas hingga akhir musim.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







