Sementara itu, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Laut mencatat, dampak banjir rob dan banjir genangan terus bertambah. Kecamatan Bati-Bati tercatat sebagai wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak, mencapai 1.541 rumah. Disusul Kecamatan Kurau dengan 905 rumah terdampak.
Selain dua kecamatan tersebut, ratusan rumah di Kecamatan Bumi Makmur, Tambang Ulang, Pelaihari, dan Bajuin juga terendam banjir.
BACA JUGA: Bupati Rahmat Trianto: Tala Expo Harus Jadi Etalase Inovasi Layanan dan Produk Unggulan
Kepala Pelaksana BPBD Tanah Laut, Aspi Setia Rahman, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi berjenjang guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Data ini masih bersifat sementara dan dapat berubah karena kondisi cuaca masih fluktuatif. Kami terus melakukan assessment dan kaji cepat di lapangan, serta berkoordinasi dari tingkat desa hingga kecamatan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat cuaca belum stabil dan masih berpotensi memicu banjir susulan, terutama di wilayah pesisir yang dipengaruhi kenaikan air pasang.
(Kalimantanlive.com/Syahza Rei Maghribbi)







