“Dan juga ada gejala toksisitas seperti lemah, pucat, takikardia atau penurunan kesadaran. Ini penyakitnya menyebar dan menular,” jelasnya.
Selain itu, penularan penyakit difteri ini dari bersin ataupun batuk seseorang, termasuk peralatan yang digunakan.
Husin mengatakan, satu warga yang sudah dirujuk ke Rumah Sakit Ulin ini memang ada terindikasi, hanya saja bakteri tidak berkembang.
“Satu orang yang kami rujuk ke rumah sakit Ulin, memang berdasarkan indikasinya ada, tetapi tidak berkembang bakterinya. Penyakit ini bisa dicegah dengan vaksinasi,” katanya.
Ditambahkannya, satu warga Tabalong yang terindikasi penyakit difteri ini yang sebelumnya baru datang dari Jakarta.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







