KALIMANTANLIVE.COM – Jagat media sosial dihebohkan dengan insiden kericuhan yang melibatkan anggota TNI dan Brimob Polda Sulawesi Tenggara usai pertandingan sepakbola di Kabupaten Buton Selatan. Bentrok yang sempat memicu kepanikan warga itu kini dipastikan telah berakhir damai dan situasi kembali kondusif.
Peristiwa tersebut terjadi di Lapangan Lakarada, Kelurahan Lakambau, Kecamatan Masiri, Buton Selatan, pada Minggu sore (4/1/2025). Pertandingan mempertemukan Lamaindo FC, yang diperkuat anggota TNI, melawan Labeta FC yang diisi personel Brimob.
# Baca Juga :Terdakwa Kasus Pembunuhan di SMPN 35 Banjarmasin Dituntut 19 Tahun Penjara, Sidang Sempat Diwarnai Kericuhan
# Baca Juga :MENGUNGKAP SOSOK MISTERIUS “Profesor R”: Dalang Tutorial Molotov di Balik Aksi Ricuh Jakarta
# Baca Juga :Jakarta Membara! Demo Mahasiswa di DPR Ricuh, Bambu Runcing Melayang, Sampah Dibakar
# Baca Juga :RUSUH DI SENAYAN! Demo 25 Agustus Ricuh: Pos Polisi Hancur, Tol Ditutup, KRL Lumpuh Total
Kapolres Buton, AKBP Ali Rais Ndraha, memastikan insiden tersebut murni dipicu kesalahpahaman dan tidak berlanjut ke konflik serius.
“Sudah diselesaikan secara damai. Situasi saat ini aman dan terkendali. Ini hanya kesalahpahaman di lapangan,” ujar AKBP Ali Rais.
Dipicu Adu Yel-Yel, Emosi Pemain dan Suporter Memanas
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, kericuhan bermula dari saling adu yel-yel antarsuporter di tribun penonton. Suasana yang awalnya sportif perlahan memanas hingga memancing emosi sejumlah pemain.
Saat skor pertandingan masih imbang, sorakan yang terus berlanjut membuat tensi meningkat. Bahkan, beberapa penonton dilaporkan ikut terpancing emosi hingga terjadi aksi saling dorong.
“Yel-yel terus, makin panas. Ada juga penonton yang emosi sampai banting kursi,” ungkap salah satu warga berinisial RM.
Baku Hantam Tak Terhindarkan, Warga Sempat Panik
Usai pertandingan berakhir, sejumlah suporter turun ke lapangan. Situasi pun tak terkendali hingga terjadi baku hantam dan kejar-kejaran antar pihak. Beberapa anggota TNI dan Brimob dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.
Ketegangan bahkan sempat meluas ke area jalan sekitar lapangan, membuat warga setempat panik dan memilih menjauh demi keselamatan.
Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kerumunan orang saling kejar di dalam lapangan hingga suasana mencekam.








