CIREBON, Kalimantanlive.com — Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, Jawa Barat, mencatat telah melayani sebanyak 1.976 konsultasi dan pengaduan masyarakat sepanjang tahun 2025.
Layanan tersebut didominasi oleh konsultasi dan pengaduan terkait sektor jasa keuangan, termasuk perbankan, pembiayaan, dan investasi.
BACA JUGA: OJK Minta PPATK Telusuri Transaksi Keuangan PT Dana Syariah Indonesia
Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, dalam keterangannya di Cirebon, Minggu (4/1), menyampaikan bahwa dari total layanan tersebut, sebanyak 343 konsultasi dan pengaduan berkaitan langsung dengan dugaan penipuan serta kejahatan di bidang keuangan.
“Sebagian dari pengaduan itu merupakan konsultasi dan pengaduan terkait adanya penipuan dan kejahatan di bidang keuangan yang merugikan masyarakat,” ujar Agus.
Edukasi Keuangan Terus Digencarkan
Agus menegaskan, pada tahun 2026, OJK Cirebon akan terus mengintensifkan kegiatan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat.
Program tersebut ditargetkan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).







