Masyarakat dapat mengetahui secara langsung status aset daerah melalui Simandor BMD, dengan hanya memindai QR Code pada aset tersebut.
“Informasi yang ditampilkan mencakup kepemilikan aset hingga fungsi penggunaannya. Dengan begitu, masyarakat juga bisa ikut mengawasi pemanfaatan fasilitas umum,” katanya.
Aplikasi Simandor BMD dapat diunduh melalui Play Store ini, yang menjadi salah satu solusi dari pemerintah daerah untuk meminimalkan persoalan pengamanan, pencatatan, serta pemeliharaan aset daerah yang selama ini kerap menjadi tantangan.
Kamrani, penerapan Simandor BMD dapat meningkatkan kualitas tata kelola Barang Milik Daerah secara berkelanjutan, sekaligus mendukung prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Kalimantanlive.com/Kamil







