Ia menegaskan, latar belakang lahirnya MBG sangat mendasar, yakni fakta bahwa satu dari lima anak Indonesia masih mengalami kekurangan gizi, yang berdampak pada malanutrisi dan stunting.
“Pertumbuhan anak-anak ini tidak normal, tubuh mereka lemah. Ini tidak boleh dibiarkan,” kata Prabowo.
Presiden pun mengutip pesan Presiden ke-1 RI, Soekarno, sebagai pengingat bahwa persoalan kelaparan tidak bisa ditunda.
“Saya ingat ucapan Bung Karno, the hungry stomach cannot wait. Perut yang lapar tidak bisa menunggu. Pemimpin yang bertanggung jawab harus bekerja keras menghilangkan kelaparan dan kemiskinan,” tegas Prabowo.
Dengan anggaran jumbo dan pengawasan ketat, pemerintah menargetkan Program Makan Bergizi Gratis menjadi fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







