Wakil Ketua DPRD Sebut Begini Dampak Positif Negatif Wacana Pilkada Tidak Langsung

KOTABARU, Kalimantanlive.com – Wakil Ketua DPRD Kotabaru Awaludin menanggapi wacana pemilihan kepala daerah (Pillkada) tidak langsung atau melalui jalur Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Menurut Awaludin, wacana pilkada melalui jalur DPRD, kembali pada Pancasila yakni Sila ke empat yaitu Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan.

Baca Juga : Anggota DPRD Kalsel 2019-2024 Burhanudin Tutup Usia, Ketua DPRD Kotabaru Ungkapan Belasungkawa

“Tapi, ini kan (wacana) belum final,” ujar Awaludin, kemarin.

Pastinya jika pilkada tidak langsung dilaksanakan, tentu berdampak positif dan negatif. Dampak postinya, pilkada tidak langsung dapat meminimalisir biaya pilkada dan biaya politik.

Baca Juga : Pansus DPRD Kotabaru Sampaikan Laporan Akhir Proses Empat Raperda

“Karena kan masyarakat umum kan tahu juga biaya politik cukup tinggi,” jelas Awaludin.

Termasuk biaya penyelenggaraan pemilu untuk penyelenggara antara lain Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga sangat tinggi.

Sementara sisi negatifnya, sambung Awaludin, rakyat tidak bisa memilih secara langsung calon pemimpin, tapi melewati perwakilan di DPRD.

Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Elpian