KALIMANTANLIVE.COM – Inter Milan kembali menunjukkan kelasnya di Serie A 2025–2026. Bertandang ke Stadion Ennio Tardini, markas Parma, Nercoazzurri sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-19, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini terasa spesial bagi pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. Pria asal Rumania tersebut kembali ke Parma, klub yang pernah ia tangani musim lalu, dan pulang dengan hasil sempurna yang semakin mengukuhkan Inter di puncak klasemen Liga Italia.
# Baca Juga :Cremonese Guncang Serie A! Emil Audero dkk Tumbangkan Bologna 3-1, Klasemen Liga Italia Makin Panas
# Baca Juga :PESTA GOL DI JEDDAH! Barcelona Hancurkan Bilbao 5-0, Raphinha Menggila dan El Barca Melaju ke Final
# Baca Juga :ETIHAD TERDIAM! Man City Ditahan Brighton 1-1, Haaland Gagal Manfaatkan Peluang Emas
# Baca Juga :PANAS DI CRAVEN COTTAGE! Fulham Tumbangkan Chelsea 2-1, Kartu Merah Cucurella Jadi Titik Balik Laga
Dimarco Buka Jalan Kemenangan
Sejak peluit awal dibunyikan, Inter Milan tampil dominan dengan penguasaan bola yang rapi dan tekanan intens. Peluang emas pertama hadir pada menit ke-14 lewat Yann Aurel Bisseck, namun sundulannya hanya membentur mistar gawang Parma.
Parma juga sempat mengancam. Sepakan voli Jacob Ondrejka pada menit ke-29 nyaris membuka keunggulan tuan rumah, tetapi bola kembali membentur mistar dan gagal menembus gawang Yann Sommer.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-42. Federico Dimarco melepaskan tembakan keras ke tiang dekat dan sukses menaklukkan kiper Edoardo Corvi. Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan offside, namun setelah tinjauan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut. Inter pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Thuram Segel Kemenangan di Injury Time
Memasuki babak kedua, Inter Milan tetap mengontrol jalannya laga. Meski terus menekan, gol kedua yang dinanti tak kunjung tercipta hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Drama sempat terjadi di masa injury time. Ange-Yoan Bonny mencetak gol pada menit ke-90+4 setelah menerima umpan Nicolo Barella. Namun, gol tersebut dianulir karena Marcus Thuram dinilai melakukan hand ball dalam proses serangan.
Tak lama berselang, Inter akhirnya memastikan kemenangan. Pada menit ke-90+7, Marcus Thuram mencetak gol pengunci lewat sepakan kaki kiri usai memaksimalkan assist Nicolo Barella. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.







