Melalui sekuel Greenland 2: Migration, Waugh ingin menyampaikan pesan optimistis bahwa manusia dapat bertahan menghadapi krisis melalui solidaritas dan kebersamaan. Pesan tersebut ia kaitkan dengan pengalaman manusia pasca-pandemi COVID-19.
“Setelah COVID-19, kita bertanya apakah akan tetap berdiam di rumah atau berani keluar dan menjalani hidup kembali. Itulah yang mendorong Greenland 2,” kata Waugh.
BACA JUGA: Film “5cm” Hadirkan Sekuel Bertajuk “5cm: Revolusi Hati”
Dalam membangun visual dunia fiksinya, Waugh menegaskan bahwa film tersebut bukan dokumenter. Namun, tim produksi menggunakan berbagai fenomena nyata sebagai pijakan kreatif, khususnya dalam menggambarkan kondisi ilmiah dan lingkungan pasca-bencana.
Ia menyebut kebakaran hutan di Australia dan California, serta kondisi ekosistem di kawasan “Hutan Merah” Chernobyl, sebagai referensi untuk membayangkan vegetasi dan atmosfer Bumi yang rusak akibat kegagalan sistem pengamanan nuklir dan kebocoran radiasi setelah hantaman komet.
Meski menghadirkan bencana berskala besar seperti radiasi, banjir, dan badai dahsyat, Greenland 2 tetap berfokus pada kisah keluarga Garrity yang diperankan oleh Gerard Butler dan Morena Baccarin.
Dalam sekuel ini, misi mereka beralih dari sekadar mencari perlindungan di bunker menjadi perjalanan menuju kawah yang terbentuk akibat tumbukan komet.







