Dalam keterangannya, Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas Banjarmasin dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Selain itu, kegiatan ini juga sebagai langkah strategis penguatan pengamanan dan deteksi dini, serta dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Baca juga : 9 Warga Binaan Lapas Banjarmasin Terima Remisi Natal Tahun 2025
“Ini merupakan komitmen Lapas Banjarmasin dalam memberantas peredaran narkoba dengan menggandeng TNI dan Polri, baik melalui kegiatan sidak maupun pemeriksaan urine. Harapannya, Lapas Banjarmasin benar-benar bersih dari narkoba,” tegasnya.
Ditambahkannya bahwa keterlibatan lintas aparat menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengamanan yang kuat dan berlapis, sehingga potensi penyalahgunaan narkotika dapat dicegah sejak dini.
Upaya ini sekaligus mendukung terciptanya situasi lapas yang aman, tertib, dan kondusif bagi pelaksanaan program pembinaan warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarmasin kembali menegaskan sikap tegas bahwa narkoba tidak memiliki ruang di balik tembok pemasyarakatan.







