KOTABARU, Kalimantanlive.com – DPRD Kotabaru ambil langkah cepat mengatasi banyaknya keluhah masyarakat khususnya pengguna telepon selular di Kotabaru. Langkah cepat ini menyusul terjadinya gangguan sinyal membuat semua kalangan kesulitan berkomunikasi.
Keluhan khusus bagi pelanggan provider Telkomsel, karena adanya gangguan terjadi hampir sepekan ini.
Baca Juga : Bahas Tata Kelola Pemerintahan, Komisi I DPRD Kotabaru Kunker ke Pemerintah Pusat
Mengetahui secara detail penyebab terganggunya komunikasi menggunakan gadget, Komisi 2 DPRD menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak Telkomsel dan Telkom Indonesia, Senin (12/01/2026).
Dalam RDP, perwakilan PT Telkom menjelaskan terjadinya gangguan akibat terputusnya kabel fiber optik (FO) jalur SKKL Batulicin–Kotabaru.
Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Berharap Event Lomba Lari Rutin Diadakan di Kotabaru
Diakui imbas gangguan jalur ini berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat khususnya di Kotabaru.
Pihak Telkom juga menjelaskan penanganan gangguan SKKL Batulicin–Kotabaru telah disusun secara bertahap. Di antaranta proses pengiriman kabel cadangan dari Makassar.
Dijadwalkan perbaikan dimulai 16 Januari 2026. Ditargetkan kembali normal pada 19 Januari 2026, namun sebelumnya dilakukan uji stabilitas dan re-burial, serta demobilisasi pada 29 Januari 2026.









