Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Apresiasi Kerja Keras Seluruh Tim

BANJARBARU, Kalimantalive.com – Presiden RI Prawobo Subianto meresmikan sebanyak 166 sekolah rakyat seluruh Indonesia diresmikan Presiden RI, berpusat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Balai Besar Pelatihan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Senin (12/1/2025)

‎‎”Saya bangga dengan tim saya. Kita akan terus membuktikan hasil kerja nyata kepada rakyat Indonesia dalam minggu, bulan, dan tahun-tahun mendatang,” ujar Presiden dalam sambutannya sebagaimana dikutip dari laman infopublik.id

‎‎Kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut disambut hangat puluhan siswa siswi sekolah rakyat. Tak hanya datang untuk meresmikan, Presiden Prabowo juga sempat berkeliling meninjau kegiatan di SRT 9 dengan didampingi Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Resmikan Sekolah Rakyat, Kalsel Siap Tampung Ribuan Siswa

‎‎Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming, berbasis pendidikan asrama khusus untuk anak-anak yang datang dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

‎‎Tujuan sekolah rakyat ini sendiri adalah untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi, memperluas akses pendidikan serta menyiapkan generasi emas 2045. Di sekolah ini para siswa siswi akan mendapat fasilitas berupa pemeriksaan kesehatan rutin, talent mapping, kompetensi dasa akademik, penguatan kedisiplinan, asrama, seragam berserta perlengkapan sekolah, makan 3 kali dan snack 2 kali sehari.

‎‎Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam pendirian sekolah-sekolah tersebut.

‎‎Ia menegaskan, pembangunan tidak dapat dilakukan secara instan. Meski demikian, pemerintah terus melangkah cepat dan bertahap dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat.

‎‎“Saya tidak memiliki tongkat Nabi Musa atau tongkat Nabi Sulaiman. Tapi insyaallah, setapak demi setapak, kita bekerja dengan cepat. Perjalanan seribu kilometer dimulai dari satu langkah, dan kita sudah menempuh banyak langkah,” ucapnya.