JAKARTA, Kalimantanlive.com – Real Madrid resmi memecat Xabi Alonso dari jabatan pelatih tim utama menyusul kekalahan dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol di Arab Saudi, Senin (12/1).
Dalam pernyataan resminya, Madrid menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Alonso. Manajemen juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi sang pelatih serta menegaskan status Alonso sebagai legenda klub yang akan selalu mendapat tempat di hati Madridista.
Pemecatan ini terjadi di tengah performa Madrid yang menurun, termasuk kekalahan di final Piala Super Spanyol dan posisi tertinggal empat poin dari Barcelona di klasemen LaLiga.
Alonso mulai melatih Real Madrid sejak 1 Juni 2025 setelah sukses besar bersama Bayer Leverkusen.
Ia sempat membawa Madrid ke semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 dan mengawali musim dengan catatan impresif, memenangkan 13 dari 14 pertandingan awal.
Namun, rentetan hasil negatif sejak kekalahan dari Liverpool pada November 2025 membuat posisinya kian tertekan.
Meski sempat mencatat lima kemenangan beruntun, manajemen menilai performa tersebut belum cukup untuk mempertahankannya sebagai pelatih utama.
Sumber: Antaranews










