Resmikan Revitalisasi Sekolah 2025, Mendikdasmen Prioritaskan Sekolah Terdampak Bencana di Kalsel pada 2026

BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui program revitalisasi satuan pendidikan, dengan prioritas pada sekolah-sekolah terdampak bencana.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, saat meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMA Al Islam Nurul Maad, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

BACA JUGA: Fasilitas Lengkap dan Berstandar Tinggi, Pemprov Kalsel Resmikan SPPG Kelayan Timur

Abdul Mu’ti menyebutkan, pada 2025 pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp16,9 triliun untuk revitalisasi dan pembangunan sekolah baru di 16.171 satuan pendidikan secara nasional. Hingga kini, lebih dari 90 persen program tersebut telah selesai dan dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Keterlambatan sebagian proyek disebabkan faktor cuaca serta kondisi geografis, terutama sekolah yang berada di wilayah pegunungan,” ujarnya.

Untuk tahun 2026, pemerintah menyiapkan APBN guna melanjutkan revitalisasi sekitar 11.744 satuan pendidikan, serta menambah minimal 60.000 sekolah penerima bantuan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Sekolah rusak berat dan terdampak bencana menjadi prioritas utama.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun basis data kondisi infrastruktur sekolah di 13 kabupaten/kota sebagai dasar pengusulan bantuan ke pemerintah pusat.