JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Skala bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera kian mengkhawatirkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total korban meninggal dunia telah mencapai 1.189 jiwa di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan data tersebut berdasarkan pembaruan terakhir hingga Senin (12/1/2026).
# Baca Juga :Will Smith Kembali ke Publik Usai Digugat Pelecehan Seksual, Muncul Percaya Diri di London
# Baca Juga :BPOM RI Telusuri Susu Formula Nestlé yang Ditarik di 49 Negara, Dua Bets Ternyata Masuk Indonesia
# Baca Juga :Krisis Iran Memuncak, Lebih dari 2 Ribu Tewas dalam Gelombang Protes, AS Serukan Warganya Kabur dari Negara Itu
# Baca Juga :PPDS Unsri Dibekukan Usai Skandal Bullying: Junior Dipaksa Biayai Gaya Hidup Mewah Senior Hingga Nyaris Bunuh Diri
Rinciannya, korban jiwa terbanyak tercatat di Aceh dengan 550 orang, disusul Sumatera Utara 375 orang, serta Sumatera Barat 231 orang. Selain itu, 33 korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim gabungan.
Tak hanya menelan korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan 141 orang dinyatakan hilang dan memaksa lebih dari 195 ribu warga mengungsi ke lokasi-lokasi aman.
Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, mencapai 67.876 jiwa. Kondisi ini mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memperpanjang status tanggap darurat di enam kabupaten/kota di Aceh, serta menetapkan masa transisi darurat di puluhan wilayah terdampak lainnya.
Dalam upaya pemulihan infrastruktur, BNPB memprioritaskan pengadaan 270 unit jembatan bailey. Rinciannya, Aceh membutuhkan 137 unit, Sumatera Utara 27 unit, dan Sumatera Barat 106 unit. Hingga kini, 20 unit telah terpasang, sementara 10 unit lainnya masih dalam tahap pemasangan.
Khusus di Aceh, pemerintah juga telah mengirimkan 117 unit jembatan Aramco untuk mempercepat pemulihan akses ke wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi akibat putusnya jalur transportasi.









