Dengan luasan lahan pertanian yang diolah, dipastikan Kotabaru tidak mengalami defisit pangan terutama beras.
“Program ini juga mendukung inisiatif nasional Makan Bergizi Gratis dengan pasokan pangan lokal seperti beras, cabai, tomat, ayam, dan telur,” jelasnya.
Kendati tetap ada tantangan yang disebabkan perubahan iklim dan minimnya regenerasi petani. Namun tantangan ini lebih memacu inovatif DKPP.
Misal membentuk brigade pangan, kelompok petani milenial yang dibekali alat mesin pertanian hingga pelatihan kewirausahaan.
“Kami ingin anak muda bangga menjadi petani dan mampu menjadi pelaku usaha di kampung halamannya,” harapnya.










