DKPP Bertekad Kotabaru Tak Lagi Bergantung Pasokan Daging dan Telur dari Luar

KOTABARU, Kalimantanlive.com – Program cetak sawah menjadi andalan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kotabaru. Selain upaya menjaga lahan tetap produktif, program ini juga mendukung kemandirian pangan nasional.

Berdasarkan catatan DKPP, bahkan hasil pengembangan lahan pertanian sepanjang tahun 2025 meningkat signifikan. Namun, hal ini tidak terlepas dari sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi dan TNI.

Baca Juga : DKPP Kotabaru dan Perusahaan Rakor Bahas Persiapan Lahan Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional

Hal ini disampaikan Kepala DKPP Kotabaru Sarawani, awal pekan tadi. Menurut dia, program cetak sawah dilakukan di antaranya di Kecamatan Pulau Laut Timur seluas 341 hektare di tahap pertama.

Tahap kedua seluas 630 hektare, program cetak sawah dilaksanakan di Kelumpang Utara dan Kecamatan Pamukan Selatan.

Baca Juga : DKPP Kotabaru Teken Perjanjian Penyaluran Pupuk Bersubsidi 2023, Tak Boleh Salurkan di Luar E-Alokasi

Selain itu di beberapa kecamatan dilaksanakan optimalisasi lahan dengan luas 205 hektare, di antaranta Kecamatan Kelumpang Tengah.

Diakui Sarawani, meski pelaksana teknis di bawah Kodim 1004 Kotabaru dan PPK Provinsi. Namun Pemkab Kotabaru melalui DKPP tetap aktif sekaligus sebagai penerima manfaat demi kesejahteraan petani lokal.

“Program ini bukan sekadar mengejar produksi, tetapi langkah strategis untuk mencegah alih fungsi lahan menjadi tambang atau pemukiman,” tegasnya.

News Feed