KALIMANTANLIVE.COM – Will Smith akhirnya kembali tampil di hadapan publik setelah diguncang gugatan perdata terkait dugaan pelecehan seksual di California. Aktor Hollywood tersebut muncul dalam acara pemutaran perdana serial dokumenter terbarunya, Pole to Pole, yang digelar di London.
Penampilan ini menjadi momen publik pertama Smith sejak namanya terseret kasus hukum yang menyita perhatian dunia hiburan. Ia terlihat tenang, ramah, dan penuh senyum saat menyapa tamu undangan serta awak media. Meski diterpa isu sensitif, Smith memilih untuk tidak menyinggung persoalan hukum yang sedang dihadapinya.
# Baca Juga :BPOM RI Telusuri Susu Formula Nestlé yang Ditarik di 49 Negara, Dua Bets Ternyata Masuk Indonesia
# Baca Juga :Krisis Iran Memuncak, Lebih dari 2 Ribu Tewas dalam Gelombang Protes, AS Serukan Warganya Kabur dari Negara Itu
# Baca Juga :PPDS Unsri Dibekukan Usai Skandal Bullying: Junior Dipaksa Biayai Gaya Hidup Mewah Senior Hingga Nyaris Bunuh Diri
# Baca Juga :Tragedi Mengerikan! Crane Raksasa Roboh Hantam Kereta di Thailand, 22 Penumpang Tewas Seketika
Dalam acara tersebut, fokus utama diarahkan pada Pole to Pole, serial dokumenter produksi National Geographic yang merekam perjalanan ekstrem lintas tujuh benua selama lima tahun. Proyek ini disebut sebagai salah satu produksi dokumenter paling ambisius, dengan Will Smith berperan sebagai pembawa acara sekaligus produser eksekutif.
Sejumlah media internasional, termasuk Variety dan The Hollywood Reporter, sebelumnya menyoroti skala produksi yang masif serta keterlibatan penuh Smith dalam proses kreatif serial tersebut.
Namun, kemunculan Smith di London tetap tak lepas dari sorotan gugatan hukum yang membayanginya. Gugatan itu diajukan oleh pemain biola Brian King Joseph, yang menuduh Smith melakukan pelecehan seksual serta pemutusan kerja secara sepihak saat tur konser pada 2025.
Brian King Joseph dikenal luas sejak menjadi finalis America’s Got Talent 2018 dan kerap tampil di berbagai panggung internasional. Dalam gugatan, ia menyebut kerja samanya dengan Smith bermula dari sebuah pertunjukan privat di kediaman sang aktor, lalu berkembang menjadi kolaborasi tur dan proyek rekaman.
Joseph juga mengklaim kamar hotelnya di Las Vegas pernah dimasuki tanpa izin. Ia menemukan sejumlah barang dan catatan yang bukan miliknya, lalu mendokumentasikan kejadian tersebut dan melaporkannya kepada pihak keamanan hotel serta manajemen Smith.
Menurut pengakuannya, insiden tersebut berdampak serius pada kondisi mental dan kariernya. Ia mengaku mengalami tekanan psikologis, PTSD, serta kerugian finansial akibat pemutusan kerja yang dianggap tidak adil.
Menanggapi tuduhan itu, tim kuasa hukum Will Smith membantah keras seluruh klaim.
“Mengada-ada, tidak berdasar, dan ceroboh,” demikian pernyataan resmi pihak Smith.







