“Kayu digunakan, kayu halayung, disulam dengan kayu galam. Bertahan sementara menunggu bantuan dari pemerintah daerah,” kata Syahrudin.
Sangat berharap ada perhatian dan bantuan perbaikan dari pemerintah daerah, melalui bapak Bupati, Wakil Bupati Kotabaru, Ketua DPRD dan instansi terkait.
“Kami (warga) sudah berkali-kali gotong royong. Jadi meminta supaya jembatan secepatnya dibangun untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Elpian







