Wabup juga menekankan nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah salat, seperti kedisiplinan, persatuan, kebersamaan, serta keharmonisan hubungan antara pemimpin dan masyarakat.
“Apabila nilai-nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, insyaallah akan membawa kebaikan bagi kehidupan bermasyarakat dan pembangunan di Kabupaten Balangan,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Yusuf juga mengajak jamaah untuk tidak hanya memahami kisah Isra Mi’raj, tetapi juga mengamalkan pesan spiritualnya, terutama dengan menjaga salat sebagai tiang agama.
Kalimantanlive.com/Kamil







