KALIMANTANLIVE.COM – Menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026, sejumlah dinamika mulai mencuat dan menjadi perhatian publik internasional. Turnamen sepak bola terbesar di dunia ini dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai tuan rumah bersama.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 negara peserta. Namun di balik persiapan besar tersebut, kebijakan imigrasi Amerika Serikat sebagai salah satu negara penyelenggara memicu sorotan tajam.
# Baca Juga :GILA! Piala Dunia 2026 Banjir Duit, Tiap Negara Peserta Minimal Kantongi Rp175 Miliar
# Baca Juga :Daftar Lengkap Tim Lolos Playoff Interkonfederasi Piala Dunia 2026: Irak Jadi Rival Indonesia
# Baca Juga :Belanda & Jerman Resmi Lolos! Sudah 34 Negara Amankan Tiket Piala Dunia 2026, Sisa 14 Slot Jadi Rebutan
# Baca Juga :Belanda Pesta Gol! Hajar Lituania 4-0 dan Resmi Terbang ke Piala Dunia 2026
Beberapa bulan sebelum kick-off, pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengumumkan penangguhan pemrosesan visa imigran tanpa batas waktu terhadap warga dari 75 negara. Kebijakan ini berpotensi memengaruhi mobilitas penonton internasional yang ingin menyaksikan langsung Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Di tengah situasi tersebut, FIFA akhirnya angkat bicara dan mengungkap data terbaru terkait antusiasme publik global terhadap ajang empat tahunan itu.
Pemerintahan Trump Perketat Visa 75 Negara
Penangguhan visa imigran ini diumumkan secara resmi oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) melalui akun X pada 14 Januari 2026.
Dalam pernyataannya, DHS menyebut bahwa Kementerian Luar Negeri AS akan menghentikan sementara pemrosesan visa imigran dari 75 negara yang warganya dianggap mengambil manfaat kesejahteraan Amerika Serikat dalam tingkat yang dinilai tidak dapat diterima.
Pemerintah AS menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan tetap berlaku hingga pihak berwenang dapat memastikan para imigran tidak membebani sistem kesejahteraan negara. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai kapan kebijakan penangguhan visa ini akan dicabut.
Regulasi tersebut dinilai berpotensi berdampak pada para penggemar sepak bola yang berencana melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 secara langsung.
Berlaku Mulai 21 Januari, Ini Daftar Negara Terdampak
Merujuk laporan Unilad, kebijakan penangguhan visa imigran dari 75 negara akan mulai diberlakukan pada 21 Januari 2026. Negara-negara yang masuk dalam daftar tersebut berasal dari berbagai kawasan dunia, termasuk Asia, Afrika, Eropa, Amerika Latin, dan Timur Tengah.
Beberapa di antaranya adalah Afghanistan, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Nigeria, Pakistan, Rusia, Thailand, Uruguay, hingga Yaman.







