Menurutnya, ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam mendorong UMKM naik kelas, memperkuat identitas dan branding daerah, serta memperluas akses pasar agar produk dan karya lokal mampu bersaing secara luas.
Potensi ekonomi kreatif tersebut tersebar di 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, dengan karakter dan keunggulan yang berbeda-beda.
BACA JUGA: Tinjau Banjir Sungai Tabuk, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan dan Sambut Kunjungan Wapres
Dalam konteks ini, GEKRAB Banua diharapkan mampu berperan sebagai penggerak sekaligus penghubung yang mengonsolidasikan potensi kreatif daerah menjadi kekuatan ekonomi yang terarah, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Utamakan kebermanfaatan bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya UMKM, komunitas kreatif, dan generasi muda. Pastikan ruang tumbuh terbuka luas bagi mereka yang sedang merintis usaha dan berkarya,” pesannya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjutnya, siap mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif agar tumbuh merata dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD GEKRAB Banua Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan masa jabatan 2025–2030. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan penuh keberhasilan,” pungkas Miftahul Chair.
Sumber: MC Kalsel







